tips pacaran dalam islam

hukum pacaran dalam islam

Pacaran Itu Asyik??? Iya, asyik. Asyik berduaan, kemana-mana bareng gandengan tangan. Ada yang nemenin belanja. Ada yang nganter jemput. Minta ini itu suka diturutin. Kalau ngambek ada yang ngebujukin. Tiap hari diperhatiin, selalu ditanyain “lagi apa?” Atau “udah makan sayang?”. Sebelum tidur diucapin met bobo. Bangun tidur disapa dengan ucapan selamat pagi penuh cinta. Apa bener yang kayak gitu asik? Tapi ketahuilah, itu hanya kesenangan semu dan penuh kefanaan. “Syurga

pacaran dalam islam, hukum pacaran dalam islam

Ta’aruf dan Suara Hati Para Lelaki Kolaborasi oleh: @kartun.muslimah & @duniajilbab | Ilustrasi oleh: @ayhumaeni Yuk bantu jaga hati mereka dengan cara menjaga hati, akhlak dan penampilan kita. Termasuk bersikap tegas menjaga interaksi dan jarak hingga menutup peluang dan harapan sekecil apapun bagi para lelaki untuk mendekatimu. Kecuali kalau niat mereka karena ingin serius, ingin berta’aruf (saling mengenal) dengan cara yang baik dan sesuai syari’at, silakan. Tapi hati-hati juga ya, karena

khitbah

Pacaran itu Zina Renungan buat Para Ikhwan: Mana yang lebih enak? Menyentuh wanita setelah nikah ataukah sebelum nikah? Memandang wanita setelah nikah ataukah sebelum nikah? Berboncengan berdua setelah nikah ataukah sebelum nikah? Jalan berdua bergandengan tangan setelah nikah ataukah sebelum nikah? Kata-kata mesra lebih menyenangkan diucapkan setelah nikah ataukah sebelum nikah, hayooo? Dije simpulkan: Kalau sudah disentuh sebelum nikah, sudah tidak ada nikmatnya lagi setelah nikah. Kalau sudah dipandang sebelum