puisi hijrah cinta Allah

tak lagi mengumbar aurat, hijrah seorang fangirl, indahnya karunia

Ku lihat kau dari sudut keramaian Kau duduk manis dikursi pelaminan Bersama dia sang pujaan Dengan wajah berseri penuh kebahagiaan Ku lihat kau dari sisi yang tak diinginkan Ku duduk pilu dikursi tamu undangan Sendiri bersama bayangan Ku hanya bisa menyaksikan mu tersenyum dalam penuh harapan   Saat ku tersenyum melihatmu Kaupun membalas senyumku Tapi kau tak tau apa arti senyumku Pasti kau berfikir bahwa aku merasa sakit hati. Tentu