niqab

rasa malu karena memperlihatkan aurat, cahaya nya

Rindu si Akhwat Pendosa Akulah si akhwat pendosa, yang terjebak dalam kefanaan palsu Meninggalkan sholat setiap waktu Mengumbar aurat tanpa rasa malu Bahkan, berkhalwat tak mengenal waktu Dalam hening aku tergugu Bersama derai air mata  ku sampaikan rindu Rindu pada Engkau yang Maha Tahu Masihkah aku diberi waktu? Mereka bilang, Kau Maha Pengampun juga Penyayang Kau bahkan dekat, lebih dekat dari urat nadi Lantas, adakah jalan tuk perbaiki diri? Ya,

tak lagi mengumbar aurat, hijrah seorang fangirl, indahnya karunia

disini aku mau menuliskan kisah teman-temanku. tapi penulisannya pake kata ganti orang pertama tunggal ya .. Kiki Rahayu “aku mulai pake jilbab tahun… emmm, 2013 kayaknya^^ waktu masih kursus. reaksi orang sekitar biasa – biasa aja sih. tapi alhamdulliah manfaatnya semakin terasa, makin kesini  makin nyaman. semakin kesini semakin pengen nyederhanain jilbab  walaupun terkadang masih ada yang godain tapi godainnya tu lebih sopan mereka ngucapin Assalamualaikum. ya alhamdulliah berarti dengan