jilbab online

istri yang romantis, cintaku di sepertiga malam

Hari minggu ini ku awali dengan membereskan rak buku milik ku,dan di sela sela aku membereskan buku mataku terpaku pada tempat pensil warna merah,kubuka tempat pensil itu dan terdapat selembar kertas dengan sebuah gambar rok dengan disertai tulisan..ak masih ingat tulisannya “Rok adalah suatu jenis pakaian untuk perempuan,tapi mungkin di luar sana ada juga perempuan yang tidak suka memakai rok,dan itupun terjadi pada saya sendiri…” ak hanya tersenyum membaca tulisan

istri yang romantis, cintaku di sepertiga malam

Bahkan kamu masih biasa menggunakan sapaan hangatmu itu. Yang katamu memang itu tertuju kepadaku daripada teman-teman yang lain. Ah…Rizka, sudahlah jangan terlalu mendramatisir. Mungkin dia hanya tidak biasa mengubah sesuatu layaknya membalikkan telapak tangan. Deretan pesannya sore itu berhasil menghipnotisku mengulang kenangan beberapa bulan silam. Pertemuan kami yang bisa dibilang tidak disengaja. Awalnya aku menganggapnya biasa saja, tidak lebih dari teman laki-laki yang lain. Namun berbeda ketika dia seakan selalu

tak lagi mengumbar aurat, hijrah seorang fangirl, indahnya karunia

Untukmu iya dirimu … Dulu aku begitu berlebihan tentang cintamu, aku menomor satukan kau, aku segalakan dirimu, hingga saat dimana aku menggantungkan kebahagiaanku padamu. hingga saat dimana kau sakiti hatiku, kau jatuhkan hatiku hingga ke dasar samudera yang paling dalam. Kau tau? Aku merasa begitu buruk, aku merasa dunia seakan gelap, aku tak bisa melihat apapun, aku salahkan dunia. Mengapa dunia begitu tidak adil padaku? Apa salahku? Aku tak bisa

berani hijrah, sajadah cinta, Jalan Hijrahku, memaksa berhijab, remaja islam, shalawat, hidayah dan berhijrah, gaul dan syari, lebih baik, menjadi lebih baik

Ada kalanya rindu tak dapat terobati dengan bertemu Ada kalanya rindu hanya menjadi urusan Allah dan aku Ada kalanya bahwa keyakinan itu tidak untukmu atau hanya tinggal menunggu waktu masih ada banyak kemungkinan kemana rindu akan bersatu menerka sosokmu pun aku masih tak mampu lalu mengapa rindu ini masih menyapaku? lalu mengapa rindu ini masih menyapaku? Ada saatnya rindu tak hanya sebuah kata ada saatnya rindu tak hanya diangan saja

rasa malu karena memperlihatkan aurat, cahaya nya

RINDU SI AKHWAT PENDOSA Akulah si akhwat pendosa, yang terjebak dalam kefanaan palsu Meninggalkan sholat setiap waktu Mengumbar aurat tanpa rasa malu Bahkan, berkhalwat tak mengenal waktu Dalam hening aku tergugu Bersama derai air mata  ku sampaikan rindu Rindu pada Engkau yang Maha Tahu Masihkah aku diberi waktu? Mereka bilang, Kau Maha Pengampun juga Penyayang Kau bahkan dekat, lebih dekat dari urat nadi Lantas, adakah jalan tuk perbaiki diri? Ya,

tak lagi mengumbar aurat, hijrah seorang fangirl, indahnya karunia

“Jadilah seperti pohon yang dilempar orang dengan batu. Tetapi, ia justeru menggugurkan buah untuk mereka.” (Hasan al-Banna) Kalimat di atas adalah ungkapan seorang muslim yang cerdas. Al-Banna menggambarkan sebuah perilaku negatif, prasangka buruk, dan tingkah laku seseorang yang tidak menyenangkan kepada kita, namun dibalas dengan kebaikan, etika yang santun, dan dengan kebaikan, yaitu memaafkannya. Sungguh disadari, bahwa memang bukanlah suatu perkara yang mudah untuk bisa memaafkan seseorang yang bersalah kepada

tata cara ta'aruf dalam islam, wahai sahabatku, puisi, aku dan hijrahku, ditinggal pacaran, semanis imanmu, tak pernah ingkar, allah penyembuh, Insha Allah single, Allah Maha Penyayang

Assalamualaikum, saya  member baru. Ini hanya sekedar sharing tentang hidup saya. Nama saya Eni Sumansari, umur saya 20 thn dn alhamdulillah selama itupun sya blm pernah pacaran. Tau gk knp? Itu krn allah sayang sama aku. AKu berhijab sejak kelas 3 sd, yg awalnya ikut-ikutan sampe jadi jati dari. sejak sd-smp aku di masukkan ke TPA. Aku tau tentang larang pacaran tapi saat itu usiaku msh sngat muda dn penuh

rasa malu karena memperlihatkan aurat, cahaya nya

Rindu si Akhwat Pendosa Akulah si akhwat pendosa, yang terjebak dalam kefanaan palsu Meninggalkan sholat setiap waktu Mengumbar aurat tanpa rasa malu Bahkan, berkhalwat tak mengenal waktu Dalam hening aku tergugu Bersama derai air mata  ku sampaikan rindu Rindu pada Engkau yang Maha Tahu Masihkah aku diberi waktu? Mereka bilang, Kau Maha Pengampun juga Penyayang Kau bahkan dekat, lebih dekat dari urat nadi Lantas, adakah jalan tuk perbaiki diri? Ya,

tak lagi mengumbar aurat, hijrah seorang fangirl, indahnya karunia

disini aku mau menuliskan kisah teman-temanku. tapi penulisannya pake kata ganti orang pertama tunggal ya .. Kiki Rahayu “aku mulai pake jilbab tahun… emmm, 2013 kayaknya^^ waktu masih kursus. reaksi orang sekitar biasa – biasa aja sih. tapi alhamdulliah manfaatnya semakin terasa, makin kesini  makin nyaman. semakin kesini semakin pengen nyederhanain jilbab  walaupun terkadang masih ada yang godain tapi godainnya tu lebih sopan mereka ngucapin Assalamualaikum. ya alhamdulliah berarti dengan

Hijrah Itu Menakjubkan

Apapun di dunia ini mengalami perubahan. Arah angin berubah dari utara ke selatan. Pagi berubah menjadi malam. Panas berganti menjadi hujan. Seperti inilah hidupku penuh perubahan, perubahan yang tak pernah aku duga. Perubahan yang memang butuh perjuangan. Ya penuh perjuangan. Kenapa? Karena aku seorang gadis bali, lahir di Bali, besar di Bali, dan lebih beruntungnya aku adalah seorang muslim. Whats wrong? Hahaha disini kami menjadi minoritas apalagi saya yabg sejak