hijab online

istri yang romantis

Bahkan kamu masih biasa menggunakan sapaan hangatmu itu. Yang katamu memang itu tertuju kepadaku daripada teman-teman yang lain. Ah…Rizka, sudahlah jangan terlalu mendramatisir. Mungkin dia hanya tidak biasa mengubah sesuatu layaknya membalikkan telapak tangan. Deretan pesannya sore itu berhasil menghipnotisku mengulang kenangan beberapa bulan silam. Pertemuan kami yang bisa dibilang tidak disengaja. Awalnya aku menganggapnya biasa saja, tidak lebih dari teman laki-laki yang lain. Namun berbeda ketika dia seakan selalu

tak lagi mengumbar aurat

“Jadilah seperti pohon yang dilempar orang dengan batu. Tetapi, ia justeru menggugurkan buah untuk mereka.” (Hasan al-Banna) Kalimat di atas adalah ungkapan seorang muslim yang cerdas. Al-Banna menggambarkan sebuah perilaku negatif, prasangka buruk, dan tingkah laku seseorang yang tidak menyenangkan kepada kita, namun dibalas dengan kebaikan, etika yang santun, dan dengan kebaikan, yaitu memaafkannya. Sungguh disadari, bahwa memang bukanlah suatu perkara yang mudah untuk bisa memaafkan seseorang yang bersalah kepada

tata cara ta'aruf dalam islam

Assalamualaikum, saya  member baru. Ini hanya sekedar sharing tentang hidup saya. Nama saya Eni Sumansari, umur saya 20 thn dn alhamdulillah selama itupun sya blm pernah pacaran. Tau gk knp? Itu krn allah sayang sama aku. AKu berhijab sejak kelas 3 sd, yg awalnya ikut-ikutan sampe jadi jati dari. sejak sd-smp aku di masukkan ke TPA. Aku tau tentang larang pacaran tapi saat itu usiaku msh sngat muda dn penuh

rasa malu karena memperlihatkan aurat

Rindu si Akhwat Pendosa Akulah si akhwat pendosa, yang terjebak dalam kefanaan palsu Meninggalkan sholat setiap waktu Mengumbar aurat tanpa rasa malu Bahkan, berkhalwat tak mengenal waktu Dalam hening aku tergugu Bersama derai air mata  ku sampaikan rindu Rindu pada Engkau yang Maha Tahu Masihkah aku diberi waktu? Mereka bilang, Kau Maha Pengampun juga Penyayang Kau bahkan dekat, lebih dekat dari urat nadi Lantas, adakah jalan tuk perbaiki diri? Ya,