beruntung pernah merasakan sakitnya pacaran

hukum pacaran dalam islam

Pacaran Itu Asyik??? Iya, asyik. Asyik berduaan, kemana-mana bareng gandengan tangan. Ada yang nemenin belanja. Ada yang nganter jemput. Minta ini itu suka diturutin. Kalau ngambek ada yang ngebujukin. Tiap hari diperhatiin, selalu ditanyain “lagi apa?” Atau “udah makan sayang?”. Sebelum tidur diucapin met bobo. Bangun tidur disapa dengan ucapan selamat pagi penuh cinta. Apa bener yang kayak gitu asik? Tapi ketahuilah, itu hanya kesenangan semu dan penuh kefanaan. “Syurga

inilah pengakuan dosaku, belajar kesabaran

Awalnya sedih saat mendengar seseorang berkata,¬†“Beruntung sekali Allah menyayangiku dengan tidak membiarkanku pacaran sekalipun.” Sungguh, kalimat seperti ini benar-benar meremukkan hati si pendosa ini. Adalah aku, yang sebelum Allah memberikan hidayahNya, aku adalah pelaku pacaran.¬†Kalimat itu serta merta membuatku merasa hina dan meratapi masa lalu ku yang kelam. Namun kembali Allah menyenangkan hatiku. Bukankah seseorang dinilai akhirnya nanti. Sekelam apapun masa lalu ku tapi InsyaAllah Allah masih beri aku kesempatan