Inspirasi Hijrah

Terima Kasih untukmu dan untuk-Nya jodohku



Di dalam sepertiga malamku di bulan ramadhan ini, aku pun terjaga di dari tidurku yang amat sangat lelap. Aku pun mempersiapkan diri ku untuk bersimpuh dihadapan Allah SWT yang Maha Kuasa. Gerakan demi gerakan yang menghantarkan ku kepada sujud – sujud yang terakhir. Dalam keheningan malam aku pun melantunkan do’a untuk jodohku kepada Allah SWT.

Tak lupa aku juga melantunkan doa untuk kebaikan, keselamatan, dan juga untuk masa depan ku yang lebih baik. Di dalam doa – doa ku yang selalu ku panjatkan kepada Allah disetiap malannya, selalu ada terselip namamu di akhir doa ku. Aku tidak tahu dan entah mengapa namamu selalu ada di dalam belenggu pikiran ku. Apakah kamu jodohku? Apakah ini tanda dari Allah bahwa Ia telah menitipkan sesuatu bagiku? Setiap aku terjaga pada malam hari entanh mengapa yang ku ingat hanyalah namamu… Nama yang bisa membuat hatiku bergembira. Sungguh, kamu ini adalah ‘ujian’ yang Allah SWT berikan kepada ku. Belum pernah ku merasakan hal ini sebelumnya, namun aku percaya ada maksud mengapa Allah memberikan tanda yang seperti ini kepada ku.

Aku pun kembali teringan kepada sosok mu yang hari ini belum juga datang untuk menyapa ku. Aku tidak tahu pergi kemana engkau. Mungkin kah kau sedang sibuk? Rasanya aku sangat segan dan juga malu jikalau aku harus menyapa mu terlebih dahulu meskipun hanya via text. Rasanya aku pun ingin meminta maaf kepada mu karena selalu menyebutkan namamu disetiap doa yang aku panjatkan kepada Allah tanpa izin kepada mu terlebih dahulu. Aku pun selalu berusaha untuk menjaga rasa malu ku dan juga menjaga pendangan ku terhadap dirimu. Bukan kah itu yang sudah di perintahkan oleh Allah SWT kepada semua umat – Nya yang bukan mahramnya? Tapi apa lah dayaku… Perasaan ini terlalu hebat… Allah memberikan perasaan yang begitu besar kepada ku.

Setiap waktu aku pun selalu mencoba untuk menahan semua perasaan yang ada di hati ku kepada mu. Sungguh, rasa… perasaan ini… ahhh… semua ini sangat – sangat menyiksa ku. Terkadang aku pun meneteskan air mata ku ketika aky menyebutkan nama mu di dalam doa yang sedang aku panjatkan kepada Allah SWT. Aku hanyut di dalam keharuan, aku hanyut di dalam doa ku kepada Allah untuk memohon yang terbaik bagi kita berdua. Cinta, ya… Cinta memang dahsyat getarannya, namun tak lupa aku selalu sadar bahwa dirimu masih lah sebuah ‘ujian’ yang Allah SWT berikan kepada ku. Terkadang di malam hari aku selalu berfikir, apakah benar kamu jodoh ku? Apakah benar kamu jodohku yang telah Allah SWT siapkan bagi ku? Namun, itulah juga yang selalu aku harapkan kepada Allah. Aku selalu memohon kepada Allah bahwa kamu adalah jodohku. Bahwa kamu adalah orang yang Allah titipkan kepada ku melalui tanda – tanda yang telah ia berikan.

Aku ingin mengucapkan rasa terima kasih karena telah mengajarkan ku arti dari kesabaran karena aku telah mencintai mu secara diam – diam melalui doa – doa yang selalu aku panjatkan kepada Allah SWT. Aku juga ingin berterima kasih karena telah mengajarkan ku tentang keikhlasan karena aku yang telah menyayangi mu dengan dan tanpa alasan yang mengalir begitu saja. Terimakasih juga aku ucapkan karena telah mengajari ku arti dari keteguhan dan juga keoptimisan karena hingga saat ini aku masih dan selalu bertahan untuk mencintaimu di dalam diam ku dan di dalam doa – doa ku.

Assalamu’alaikum Sahabat Shalihah
Klik tombol love untuk menyukai artikelnya

Dengan menyukai, kalian telah membantu kami untuk menunjukan mana artikel terbaik. Jazakumullah Khairan Katsiran 🙂

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *