Featured Inspirasi Hijrah

Perjuangan Hijrahku



Assalamualaikum ukhti, perkenalkan aku Sita, aku adalah pejuang hijrah yang ingin menggapai cinta dan ridha-Nya. Ini adalah perjuangan hijrahku. Disini aku mau berbagi pengalamanku. Izinkan aku untuk bercerita ya ukhti☺️

Waktu dibangku sekolah tepatnya kelas 12 atau 3 SMA, aku memutuskan untuk belajar memakai kerudung, walaupun pada saat itu saat pulang sekolah aku lepas kerudungku. Aku merasa masih ada yang mengganjal dihatiku, memang pada saat itu pertama kalinya aku memakai kerudung, jadi masih lepas pasang. Dan pada akhirnya sampailah aku dibangku kuliah, kebetulan aku kuliah dijurusan yang jarang orang minati, yaitu Seni. Dimana orang hanya mengenal dari luarnya saja bahwa anak seni itu tidak punya etika dan moral, padahal belum tentu semuanya seperti itu. Dan sempat aku berfikir untuk tidak memakai kerudung dulu sementara waktu, lalu aku melewati masa-masa dimana aku belum pernah aku rasakan sebelumnya, dunia perkuliahan membuatku lupa akan agama, padahal pelajaran agama pun ada namun tidak sesering di bangku sekolah. Aku pun terlena dengan dunia, bukan kali pertama aku mengenal dunia malam nya anak muda seumuranku. Namun saat itu aku benar-benar seperti orang yang lupa dengan akhirat. Perjuangan hijrahku.

Dibangku kuliahpun aku bertemu dengan sosok laki-laki berwajah manis, bertubuh gagah dan bisa dibilang dia idaman wanita. Semakin hari hubungan kita semakin dekat, dan akhirnya aku dan dia menjalin hubungan yang dilarang oleh agama, yaitu pacaran. Masa-masa indah dan sedih kita lewati bersama kurang lebih 4 bulan, dia datang dihidupku membawa sejuta pelajaran, dia membuatku sadar akan banyak hal yang telah aku sia-siakan, dia juga adalah sosok laki-laki terbaik yang pernah aku kenal selain orang tuaku dan abangku. Mulai saat itu juga aku memutuskan untuk berhijab lagi, niatku karna Allah tetapi lewat perantara orang sekitar. Ditengah perjalanan pun dia memutuskan untuk menyudahi hubungan ini, dengan alasan dia ingin lebih dekat dengan Allah dan disaat dia telah membuat aku sadar akan dunia yang sementara, disaat itu juga dia pergi, pergi bukan untuk wanita lain ucapnya.

Pedih rasanya, orang yang selama ini membuatku berubah ternyata datang hanya untuk sementara. Begitu banyak sekali kenangan yang belum bisa aku lupakan, bahkan sampai saat ini aku masih suka memikirkan kebaikan nya selama ini, walaupun akhirnya aku tersadar bahwa aku juga ingin berhijrah dengan perjuangan hijrahku ini, karna Allah demi menggapai cintanya.

Seiring berjalanya waktu akupun tersadar apa yang telah aku lakukan selama kurang lebih setahun lebih ini di bangku kuliah, aku berpikir, percuma saja aku mengerjakan ibadah tapi akhlak ku dilingkungan luar masih seperti itu. Aku meratapi dosa-dosaku, sampai akhirnya aku memutuskan untuk benar- benar berhijrah, aku ingin menjauhi pacaran seperti apa yang dia lakukan, aku seperti tidak ingin lagi kenal dengan lelaki, hatiku patah, aku menyesali segala perbuatanku selama ini. Sampai akhirnya aku cerita kepada uma, bahwa aku ingin kembali berhijrah dijalan yang di Ridhai Allah, aku sadar aku banyak dosa dan aku benar-benar ingin bertaubat. Perjuangan hijrahku.

Hari demi hari aku belajar menerima kenyataan, mungkin Allah punya rencana yang indah dibalik kesedihanku saat itu. Sampai detik ini, akhirnya aku mendapatkan hikmah dibalik hijrahku, aku merasakan ketenangan yang begitu dalam, aku merasa semakin hari semakin dekat dengan-Nya. Aku merasa segala urusanku dipermudah oleh Allah, aku selalu berdoa agar aku bisa selalu bersama orang yang aku sayang, meskipun tidak akan lagi berjumpa atau bertatap muka.

    Alhamdulillah🙂
    Klik tombol love untuk menyukai artikelnya

    Dengan menyukai, kalian telah membantu kami untuk menunjukan mana artikel terbaik. Jazakumullah Khairan Katsiran 🙂

    Laman: 1 2

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *