Inspirasi Hijrah

Menunggu adalah Cara Terbaik Untuk Mencintai



Kamu, selalu menjadi daftar dalam doaku. kamu adalah diskusi terpanjangku bersama-Nya. Harapan, impian, cita dan cinta semua ada padamu. Ini tentang fragmen rasa yang kian hari semakin menguat.

Kamu selalu menjadi alasanku berlama-lama dalam dalam cerita. Ku pasrahkan takdirku pada-Nya bersama wajah yang ikut menyentuh dinginnya lantai. Bertema sunyi, ditemani suara gemerincing lonceng di jendela

Waktu mengajarkanku untuk bersabar. Aku tau kamu mau pun aku masih perlu banyak belajar. Namun belajar bersamamu adalah inginku. menghabiskan hari dengan memberi. menghabiskan malam dengan doa-doa. mengisi sunyi dengan surat cinta dari-Nya bersama temaran bias cahaya malam

Kamu adalah cerita panjang yang tak pernah lupa aku ceritakan. Sekali, dua kali, tiga kali ah.. rasanya aku tak pernah lupa bercerita setiap detail jejak cerita bersamamu. Kamu mengajarkanku arti merajut rasa. Kamu juga mengajarkanku membalut rindu. Doa adalah caraku memeluk rindu.

Rasa ini membuatku duduk berlama-lama bercerita tentangmu. Di sudut ruangan sepi. Kamu tak pernah bosan aku minta.

Ku temukan cinta-Nya ketika melihatmu. Ku sampaikan rinduku melalui doa. Ku sampaikan cintaku melalui surat cinta-Nya. Memang benar, doa adalah cara terbaik memeluk rindu. Doa adalah cara terbaik menyampaikan cinta. Doa adalah satu-satunya harapan yang ku miliki agar rasa ini sampai kepadamu

Sebentar lagi
Sebentar lagi
Sebentar lagi
Bersabarlah wahai hati

Ya benar, sebentar lagi penantianku sampai diujung harap. Kamu tersenyum dipersimpangan jalan. Matamu menyiratkan untukku segera bersiap. Harapanku kian membuncah. Akahkan kita berjalan bersama menuju ridha-Nya? Akankah kita menghabiskan malam bersama dengan doa-doa? Akankah kita meniti jalan yang sama untuk sampai di kampung akhirat?

Kamu dan aku sama tau. Untuk bersama hanya menunggu waktu. Kita juga tau. Bersama hanya untuk takwa kepada-Nya. Aku selalu sabar menunggumu menjemputku di ujung lorong. Ketika telah terucap ikrar janji. Bersama terbitnya cahaya pagi ku akhiri cerita di fajar ini

Ahad, 12 November 2017
Pekanbaru
Sunyi malam bersama hati ya merindu

Bismillahirrahmanirrahim
Klik tombol love untuk menyukai artikelnya

Dengan menyukai, kalian telah membantu kami untuk menunjukan mana artikel terbaik. Jazakumullah Khairan Katsiran 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *