Awalnya ikut-ikutan

0
152

Assalamu’alaikum …

Menggunakan hijab itu nyaman…

Menggunakan hijab itu dapat menjaga diriku…

Menggunakan hijab membuatku terus berusaha untuk dapat lebih dekat dengan-Nya

Saya menggunakan hijab sejak kelas 5 SD setelah bulan puasa tahun 2011. Awalnya sudah ada kemauan untuk menggunakan hijab di kelas 4 SD, itu juga karena teman-teman saya yang mengajak saya menggunakan hijab. Memang, saat teman-teman saya mengajak saya untuk menggunakan hijab, saya tidak peduli. Namun lama-lama ada rasa gengsi. Saat bermain bersama, hanya saya sendiri yang tidak menggunakan hijab dan saya selalu merasa yang terbuang, tidak dianggap.

Lalu, saya berjanji kepada teman saya, bahwa saya akan menggunakan hijab saat di kelas 5. Tapi, saat masuk tahun ajaran baru (naik ke kelas 5 SD) saya masih belum menggunakan hijab dan teman saya mempertanyakan

“Kenapa kok kamu belum pake kerudung?”

Saat itu, saya menjawab

“Hehehe… Aku beli bajunya yang pendek, jadi aku gak pake kerudung”

Saat setelah liburan bulan puasa dan lebaran akhirnya saya menggunakan hijab, tapi itu hanya saat di sekolah saja. Kadang juga tidak menggunakan manset untuk baju batik sekolah, baju olahraga dan juga celana olahraga yang masih selutut. Saat itu saya sama sekali tidak malu. Saat bermain keluar rumah saya tidak menggunakan hijab.

Suatu saat saya mendengar kalimat “Selangkah anak perempuan keluar rumah, dekatlah ayahnya dengan neraka”

Saat itu, saya takut sekali kalau nanti ayah saya masuk neraka. Pemikiran saya saat itu

Nanti, kalo bapak gak masuk surga aku gak bisa ketemu dong? Kan neraka katanya panas banget, lebih panas dari api dan matahari. Kan akunya gak mau.

Dengan kalimat tersebut, membuat saya kemana-mana menggunakan hijab, meskipun belum sepenuhnya sesuai dengan aturan Islam. Sempat pernah merasa saat di kelas 5 SD bahwa kalau menggunakan hijab itu malu-maluin, itulah alasan saya tidak menggunakan hijab ketika keluar rumah.

Waktu berlalu, dan di kelas 8 akhir saya mencoba terus memperbaiki lagi pakain saya, kadang masih menggunakan celana.

Di kelas 9 sekarang, saya sering membaca artikel-artikel, postingan tentang agama di Line, di Instagram. Membuat saya merasa terus ingin mempelajari tentang agama yang sudah saya peluk sejak lahir.

Tidak ingin, hanya membawa agama saya sebagai agama kelahiran dan hanya sebagai tanda. Tapi, saya ingin terus menjadi muslimah yang ber-akhlak sesuai dengan aturan. Semuanya masih dalam tahap pembelajaran. Setiap hari saat saya membuka line atau instagram, pasti ada saja ilmu yang membuat saya menjadi semangat lagi mempelajarinya.

Berhijab membuat saya berubah ke arah yang lebih baik. Masya Allah, Alhamdulillah 🙂

Demikian cerita singkat saya. Mulanya hanya ikut-ikutan teman dan akhirnya saya merasa hijab itu sudah sebagai jiwa saya yang terus melekat.

Saya akan membagi cerita saya lagi di next posting ^^

Wassalamu’alaikum …

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini