Alhamdulillah :)

0
153

Assalamu’alaikum wr.wb

untuk para sahabat di luar sana, semoga senantiasa kita semua di karuniai kasih sayang dariNYA dan tak lupa untuk selalu bersyukur 🙂

Bismillaahirrohmaanirrohiim… semoga tulisan ini menjadi awal yang baik untuk ku kedepannya 🙂

Perkenalkan nama ku yanyan, mahasiswa salah satu  PTS di Jakarta jurusan PGSD. Entah ingin mulai darimana aku pun sangat bingung saat menulis artikel singkat ini. Tetapi alhamdulillahnya berkat motivasi dalam diri dan juga dari teman-teman sekalian (duniajilbab) aku pun dapat mengalahkan rasa bingung dengan semangat yang aku punya saat ini.

Perjalanan hidupku sangatlah kompleks seperti warna pelangi (me-ji-ku-hi-bi-ni-u) atau bahkan bisa melebihi itu semua :’D hehehe tetapi tak apalah berkat pengalaman hidup yang ada aku pun bisa mengambil hikmah di balik semua kejadian yang telah terjadi serta mengkajinya dan terus memperbaiki diri.

This is topic

Remaja??? ya..mungkin bisa dikatakan aku masih berada dalam zona tersebut yang notabennya di masa itu merupakan masa-masa tahap pencarian jati diri. Banyak sekali hal-hal yang ku lalui pada masa ini dan kalo boleh jujur aku pun pernah merasakan apa itu PACARAN dan bahkan amazingnya lagi aku sudah beberapa kali gonta-ganti pacar :’ tetapi alhamdulillahnya itu dulu. Semenjak aku masuk ke jenjang perguruan tinggi aku berkomitmen untuk tidak berpacaran.

Kalo boleh jujur juga pada saat pacaran dulu hati kecil ini sebenarnya merasa was-was, khawatir, dan ada perasaan lainnya yang tidak mengenakkan yang membuatku semakin menjaga jarak dengan pacar ku ini meskipun memang benar pada saat itu aku sangat menyayanginya. Di satu sisi aku tau bahwa yang namanya pacaran dalan islam itu tidak ada, aku paham betul akan itu.. tetapi tetap saja aku memilih ego-ku untuk pacaran. Oh Allah, malam demi malam hati ini terasa semakin bimbang, sedih, bahkan terasa sesak sekali… ada apa??? (tanyaku dalam hati)

Pada saat itu memang benar aku dan dia saling menyayangi bahkan kami pun sampai membuat janji untuk tetap bersama. Pernyataan janji untuk tetap bersama kami buat pada saat aku akan berpisah dengannya, aku pindah ke Jakarta untuk meneruskan program study ku di sana. Setelah aku di Jakarta hubungan kami masih tetap berjalan… tetapi tidak bertahan lama. Dengan kesibukkan ku pada saat itu menjadi mahasiswa baru aku pun sudah jarang berkomunikasi dengan dia. Dan tepatnya satu bulan di Jakarta aku memutuskan hubungan dengan dia untuk kita berteman saja karena perasaan tak enak yang sudah ku rasakan sebelumnya. Sebenarnya hal itu sudah ingin aku ucapkan pada saat kami masih tinggal di kota yang sama, tapi aku mengurungkan niat karena aku tak mau menyakitinya. Spontan mendengar ucapanku itu dia sangatlah kaget dan tidak menerima.. tetapi lambat laun dia pun mau menerima. Setelah putus kami masih berkomunikasi sangat baik, sikap dia tetaplah sama seperti pada saat kami masih pacaran. Mungkin memang Allah tau jalan yang baik untuk aku maupun dia.. 🙂 Pada suatu waktu benar-benar kami tidak saling berkomunikasi karena dia beranggapan kalo aku disini sudah mempunyai penggantinya. Dan pada saat itu pula dia yang tadinya selalu berkata lembut padaku menjadi berbalik dengan perkataan yang kasar yang dia lontarkan padaku sampai-sampai semua hal yang berhubungan denganku dari mulai facebook dll dia hapus pertemanan nya denganku . Aku sangat sedih akan hal itu, jujur meskipun sudah putus aku masih sayang kepadanya.

Allah memang pemegang skenario terindah (aku tau itu) dan zat yang bisa membolak-balikan hati manusia … ku coba belajar mengikhlaskan dia yang terlanjur membenciku, biar saja dia mau menaruh benci padaku aku akan tetap berbuat baik terhadapnya dan tidak akan balik benci kepadanya. Biarkan saja…… :’

Setelah kejadian itu pula aku terus mengintropeksi diri, dan terus belajar untuk dekat terus denganNYA. Hatiku benar-benar rapuh pada saat itu, tapi Allah selalu ada, DIA terus menuntunku sampai saat ini… 🙂 hingga aku selalu dipertemukan dengan kajian-kajian bernuansa islam tentang “NO PACARAN”, HIJAB” dan masih banyak kajian lainnya yang memang tidak bisa aku sebutkan satu-satu. Untuk masalah pacaran saat ini alhamdulillah aku bersikukuh “SAY NO” untuk alasan apapun 😀 dan berbarengan pula aku sedang belajar dalam berhijab syar’i. Mohon do’anya dari sahabat-sahabat semua nyaaa ^-^ untuk mengejar cintaNYA aku akan tetap istiqomah ^_^

Mohon maaf apabila alur ceritanya agak berantakan hehehe

aku sangat bersyukur di beri pengalaman hidup seperti cerita di atas dan mungkin cerita-cerita hidup lainnya yang belum sempat aku tuangkan 🙂 itu semua MASA LALU.. dan aku berharap MASA DEPANku akan lebih baiiiiiiikkkkk lagi. Thank’s to Allah… Hijrahku untukMU :):):)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini