Artikel Islami

Menikah Muda Menghindarkan Diri dari Zina



Hai sobat dije, ketemu lagi nih kita di cerita yang baru, hehehe.. Kali ini dije akan membahas kisah tentang menikah muda… Hmm.. Jarang – jarang kan dije ngebahas cerita tentang menikah muda, hehehe…

Menikah muda, ya mungkin itu lah yang kita pikirkan jika kita melihat teman, sahabat, atau sanak saudara kita yang menikah muda. Dan di zaman yang sekarang ini, menikah muda lebih banyak di pilih oleh pasangan – pasangan muda yang sudah mantap dan memiliki cukup materi untuk hidup bersama.

Nah dan kok bisa gitu ya mereka lebih memilih untuk melangsungkan pernikahan di usia mereka yang masih muda. Apa sih sebenarnya yang ada di dalam pikiran mereka tentang menikah muda? Mungkin dari kisah di bawah ini bisa menjelaskan alasan mengapa mereka lebih memilih untuk melakukan nikah muda di usia yang memang masih terbilang muda.
Dan apakah dengan menikah muda itu mereka ga akan mikirin masalah apa saja yang akan datang dan apa bisa di usia muda ini mereka bertahan dengan semua masalah yang ada?

Karena seperti kita ketahui, orang – orang yang sudah menikah itu pasti memiliki masalah di dalam rumah tangganya, bahkan masalah itu mungkin hingga dapat berujung pada perceraian. Bagaimana bisa orang yang sudah dewasa dan mapan saja bisa bercerai, apa lagi kita atau mereka yang memutuskan nikah muda di usia yang sebenarnya masih bisa dikatakan sebagai usia yang ababil/ labil.

Dalam kisah di bawah ini akan di bahas mengenai menikah muda dari sudut pandang yang berbeda yang mungkin akan memberikan pandangan kain kepada kita semua atau bahkan akan memberi manfaat pula bagi kita dimasa depan. Yuk kita simak kisah tentang menikah muda dibawah ini, semoga ada banyak hikamh dan kebaikan yang bisa kita petik dari kisah ini.

“Saya merupakan seorang pria yang memutuskan untuk menikah muda di usia saya yang masih terbilang sangat muda sekali. Saya menikahi istri saya pada tahu 2013 lalu. Kala menikah muda itu usia saya baru menginjak 22 tahun, dan istri saya berusia 18 tahun. Kala itu saya tersadar bahwa saya memang harus segera menikah. Godaan yang sangat banyak dan besar diluar rumah memang benar – benar sangat mengganggu iman dan pikiran saya, bahkan terkadang bisa menggoyahkan iman juga. Yah, mungkin itu lah tugas para syaitan untuk menggoda kita, supaya kita keluar dari jalan Allah. Saya sudah mencoba untuk melemahkan godaan juga syahwat saya dengan melakukan shaum sunnah dan itupun tidak terlalu memberikan efek yang berarti terhadap godaan – godaan yang datang.

Namun, alhamdulillah saya memiliki seorang teman yang sangat sholeh. Ia adalah teman dekat saya yang selalu bertemu, bermain, dan bertukar pikiran dengan saya. Dan kebetulan teman saya yang sholeh ini memiliki keponakan perempuan. Teman saya ini takut jika keponakan peremupannya ini terbawa arus dalam pergaulan yang salah. Karena ia melihat akhir – akhir ini banyak sekali kejadian – kejadian dimana banyak remaja dan anak muda yang terjerumus dalam pergaulan bebas. Pergaulan bebas itu sendiri sangat bisa merusak hidup dan juga masa depan jika tidak ditangani sedini mungkin.

Karena kekhawatirannya terhadap keponakan perempuannya itu, akhirnya temana saya memutuskan untuk menawarkan keponakannya kepada saya. Saat ia menawarkan keponakannya tersebut saya tidak langsung menjawab nya karena saya masih bingung dan saya juga masih belum terpikirkan untuk memiliki kekasih bahkan untuk menikah.

Assalamu’alaikum Sahabat Shalihah
Klik tombol love untuk menyukai artikelnya

Dengan menyukai, kalian telah membantu kami untuk menunjukan mana artikel terbaik. Jazakumullah Khairan Katsiran 🙂

Laman: 1 2 3 4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *