Artikel Islami

Keajaiban Shalat Dhuha

Pergaulan Menghancurkan Hidupku


Dalam kegiatan shalat yang dilakukan oleh umat muslim, terdapat salah satu amalan shalat sunah yang merupakan salah satu pintu gerbang yaitu gerbang rezeki. Ya, shalat yang dimaksud adalah shalat dhuha. Shalat dhuha ini sendiri memang telah Rasulullah sabdakan sebagai salah satu cara untuk “memancing” datangnya rezeki kepada kita.

Namun semua kondisi itu berubah ketika Ridwan dipindahkan ke divisi bagian pekerjaan yang waktu kerjanya bisa lebih lowong dan tidak membuat Ridwan sesibuk pada posisi nya yang sebelumnya. Sejak saat itu ia mulai untuk mengetahui keutamaan – keutamaan dari shalat dhuha tersebut dari sebuah hadist yang ia baca ketika ia berada di tempat kerja. Dari hadist tersebut ia mengetahui bahwa Rasulullah senang sekali melakukan kegiatan shalat dhuha tersebut. Di dalam hadist yang Ridwan baca tersebut dijelaskan bahwa dua rakaat dari shalat dhuha yang dilakukannya hamir sama dengan 360x melakukan kegiatan bersedekah. Dan jika empat rakaat pada waktu shalat dhuha makan akan membawa kita pada kecukupan hari hari penuh, bahkan di dalam hadist tersbut dikatakan bahwa dengan melakukan kegiatan shalat dhuha makan seseorang akan memiliki pahala yang setara dengan melakukan kegiatan ibadah umrah. Ketika Ridwan mengetahui hal tersebut, Ridwan pun mulai rajin untuk mengerjakan ibadaha shalat dhuha dan keajaiban – keajaiban pun perlahan satu per satu mulai datang menghampirinya.

Setelah beberapa jam setelah Ridwan melakukan kegiatan ibadah shalat dhuha, Ridwan pun mendapatkan rezeki berupa traktiran untuk makan siang dari temannya yang sedang berulang tahun. Dalam hati Ridwan pun berkata “Alhamdulillah ya Allah kau memberikan rezeki kepada ku untuk menikmati makan  siang gratis”.

Mungkin bagi kebanyakan orang hal seperti ini hanyalah hal yang biasa saja dan hanya terjadi kebetulan saja. Namun tidak bagi Ridwan karena ia tidak berpikiran seperti itu. Ridwah selalu menghubungkan apapun rezeki yang ia dapatkan dengan shalat dhuha yang ia lakukan dan sedang berusaha ia rutin lakukan. Maka dengan perbuatan Ridwan yang seperti itu keajaiban lain pun datang menghampiri Ridwan.

Dan tibalah hari gajian dimana orang – orang di kantor tersebut mendapatkan gaji nya pada bulan ini. “Ini bonus untuk kamu Riwdan” kata atasannya kepada Ridwan dengan memberikan ssebuah amplop putih yang berisikan banyak sekali lembaran rupiah. Ridwan pun merasa dan tak henti – hentinya mungucapkan syukur kepada Allah dan Ridwan pun semakin yakin dengan keajaiban – keajaiban yang di dapatnya yang selalu melakukan kegiatan ibadah shalat dhuha. Ridwan pun merasa tambah semangat untuk terus melakukan shalat dhuha.

Tibalah pada hari ketiga, Ridwan pun menantikan dan memikirkan rezeki apa yang akan dia dapatkan pada hari yang ketiga ini. Namun meskipun dari pagi hingga sore hari Ridwan menantikannya, ia tidak kunjung mendapatkan apapun seperti apa yang telah ia pikirkan dan ia bayangkan.

Akhirnya Ridwan pun berpikir dan kemudian berkata dalam hatinya, “Astagfirullah, maafkan aku ya Allah… Mengapa aku malah mengharapkan materi dari kegiatan ibadah shalat dhuha yang aku lakukan selama ini? Maafkan aku ya Allah”. Setelah itu, Ridwan pun mulai menyadari akan kesalahan yang ia lakukan karena mengharapkan materi dari shalat dhuha yang ia lakukan dan tekuni selama ini dan Ridwan pun ingin memperbaikinya. Akhirnya Ridwan pun belajar untuk mengikhlaskan segala yang telah ia lakukan dan ia amalkan kepada Allah. Ia pun akhirnya belajar untuk tulus melakukan kegiatan ibadah shalat dhuha tanpa mengharapkan apapun.

Assalamu’alaikum Sahabat Shalihah
Klik tombol love untuk menyukai artikelnya

Dengan menyukai, kalian telah membantu kami untuk menunjukan mana artikel terbaik. Jazakumullah Khairan Katsiran 🙂

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *