Artikel Islami

Keajaiban Sedekah dan Kekuatan dari Do’a yang Menyembuhkan Kankerku



Hai sobat dije, selamat siang. Kali ini dije akan menceritakan tentang keajaiban sedekah yang dialami oleh seorang wanita cantik yang sedang mengidap penyakit. Keajaiban sedekah serta do’a yang bisa menyembuhkan penyakit kanker sekali pun. Sungguh Allah SWT maha besar, berkat keajaiban sedekah dan kekuatan do’a ini, kita bisa hidup dengan bahagia.

Kisah ini dialami oleh seorang wanita yang bernama Maryam. Maryam sedang berjuang hidup untuk melawan penyakit kanker yang ia derita. Ia mengirimkan kisah keajaiban sedekah dan kekuatan do’a nya ke acara keluarga mingguan disebuah stasiun radio swasta di kota ia tingga. Bahkan ketika penyiar tersebut membacakan kisahnya, mereka tak kuasa menahan tangisan mereka. Kisah keajaiban sedekah dan kekuatan do’a ini dibacakan di waktu sepuluh hari ramadhan akan berakhirnya bulan ramadhan pada tahun 2015.

Maryam merupakan seorang wanita yang sangat cantik dan juga mempesona. Bahkan tidak jarang banyak yang menyebutkan bahwa kecantikannya tersebut adalah tanda kebesaran yang Allah SWT berikan kepadanya. Banyak sekali pria yang mengagumi cantik dan pesona dari Maryam ini. Kemudian kisah keajaiban sedekah dan kekuatan do’a yang maryam tulis pun mulai di bacakan di radio :
“Umurku sekarang 27tahun. Aku hidup dalam keadaan keluarga yang berkecukupan bahkan bisa dibilang berlebihan juga. Aku adalah seorang ibu dari seorang anak cantik bernama Aisyah yang sudah berumur delapan tahun. Dengan topik penyakit kanker yang sedang kalian bicarakan sekarang, izinkan aku menceritakan tentang perjuangan ku melawan penyakit kanker yang melanda ku dahulu. betapa perihnya melawan penyakit tersebut. Bahkan air mata ku pun sering jatuh tak kala aku menahan rasa sakit dan menyadari bahwa betapa lemah nya diri ku ini. Aku bahkan tidak akan melupakan saat – saat dimana aku harus menggunakan obat – obatan kimia serta memikirkan efek – efek yang akan timbul setelah aku mengkonsumsi obat – obatan tersebut. Namun yang ku bisa lakukan dahulu hanya bersabar, meskipun sebenarnya hati ku ini menolak dan merasa sangat teriris – iris ketika aku harus meminum obat – obatan tersebut. Setelah hampir sebulan aku mengkonsumsi obat – obatan tersebut dan melakukan kemoterapi akhirnya rambutku pun mulai jatuh berguguran. Rambutku…. Rambut indahku… Mahkota di kepala yang aku kenakan selama ini, akan kan menghilang untuk selama – lamanya…? Tanyaku didalam hatiku. Penyakit kanker ini, menggugurkan rambutku helai demu helai di depan mata ku.

Keesokan malam nya datanglah putri cantikku Aisyah kepadaku. Ia duduk disampingku sambil membawakan sedikit kue untuk kami makan bersama – sama. Sambil memakan kue yang dibawa oleh Aisyah, kami pun menyaksikan sebuah acara sitkom di sebuah stasiun tv swasta. Setelah acara sitkom tersebut selesai, Aisyah kemudian mematikan tv dan ia pun bertanya kepada ku, “Mamaaaaa… Apakah engkau baik – baik saja?. Setelah pertanyaan it akupun langsung mengatakan kepada Aisyah bahwa keadaanku baik – baik saja. Setelah mendengar bahwa aku baik – baik saja Aisyah kemudian mengusap usap rambutku. Ketika ia usap, ternyata rambutku pun berguguran sedikit demi sedikit di tangannya. Setelah melihat itu Aisyah pun terdiam, aku pun kemudian bertanya kepadanya, “Aisyah putriku yang cantik jelita, menurut mu bagaimana keadaan ku sekarang?” Setelah mendengar pertanyaan ku tersebut Aisyah pun menangis. Setelah menangis, ia pun mengusap air mata di wajahnya menggunakan kedua tangannya dan berkata kepadaku, “Mamaaaaa… rambutmu yang berguguran ini sesungguhnya adalah amalan – amalan baik yang selama ini telah mama berikan kepada kami semuanya”. Aisyah pun mengumpulkan rambutku yang berguguran dan menaruhnya diatas sebuah tisu. Melihat hal tersebut akupun tak kuasa menahan tangisku, akupun langsung memeluk Aisyah. Aku berdoa didalam hatiku kepada Allah untuk menyembuhkan penyakitku dan memanjangkan umurku demi Aisyah. Aku juga berdoa kepada Allah supaya aku tidak meninggal karena penyakitku ini. Aku selalu memohon kekuatan kepada Allah SWT untuk menguatkan aku menghadapi penyakit kanker ku ini.

Assalamu’alaikum Sahabat Shalihah
Klik tombol love untuk menyukai artikelnya

Dengan menyukai, kalian telah membantu kami untuk menunjukan mana artikel terbaik. Jazakumullah Khairan Katsiran 🙂

Laman: 1 2 3 4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *