Asal Usul Taubat Nasuha

Selamat siang sobat dije^^ Kali ini dije akan membahas mengenai taubat nasuha. Apasih taubat nasuha itu? Mungkin selama ini kita hanya mengetahu kata – kata tersebut tanpa mengetahui arti dan makna dari kata taubat nasuha yang sebenarnya. Oleh sebab itu, dije kali ini akan menceritakan sedikit tentang taubat nasuha kepada sobat dije. Semoga bisa menambah ilmu dan bermanfaat untuk kita semua ya sobat dije.

taubat nasuha

Pada zaman dahulu kala, ada sebuah kisah tentang seorang pemuda yang amat sangat sadis, dan bisa dibilang pria ini sangat – sangat lah jahat. Ya, pemuda tersebut bernama nasuha. Apa kah yang menyebabkan pria bernama nasuha tersebut di cap sebagai pria yang sadis dan sangat – sangat jahat? Ya, hal ini disebabkan karena pria ini telah 99x membunuh, memperkosa, bahkan wanita yang sudah mati dan berada di dalam kuburan pun ia perkosa dengan cara menggali kuburannya dan memperkosa mayat tersebut. Naubzubillah, perbuatannya ini bahkan tidak mencerminkan bahwa dia adalah seorang manusia.

Dan yang lebih parahnya lagi, orang – orang yang dia bunuh dan dia perkosa itu merupakan orang – orang penting yang berperan besar di dalam dunia islam pada saat itu seperti ustadz, kyai, dan para petinggi agama islam pada saat itu.

Apakah pernah terbayangkan oleh kita mengapa nasuha melakukan perbuatan keji seperti itu? Ya, ia melakukan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap para petinggi agama, kyai, dan juga ustadz karena ia merasa sangat marah dan muak tiap kali ia melakukan perbuatan tersebut para petinggi agama, ustadz, kyai selalu saja menyuruh nasuha untuk bertaubat, mereka mengatakan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh nasuha itu adalah perbuatan yang paling dibenci oleh Allah SWT. Selain itu mereka juga mengatakan kepada nasuha bahwa hanya nerakalah tempat bagi orang – orang yang melakukan perbuatan keji tersebut.

Dari hari ke hari semakin banyak orang yang menasehatinya maka semakin banyak pula orang – orang yang dia perkosa dan dia bunuh terutama orang – orang yang memberikan nasihat kepadanya itu.
Pada suatu malam saat ketika ia melakukan perbuatan kejinya tersebut, ia pun memulai untuk menggali kuburan seorang wanita yang baru meninggal pada siang hari tadi. Namun yang sangat mengejutkan pada saat ia ingin memperkosa mayat wanita tersebut, tak di sangka mayat tersebut tiba – tiba terbangun dan berkata kepada nasuha, “Pergilah engkau menjauh dari tubuhku ini, jangan lah engkau berani dan coba – coba untuk mengotori tubuh ku ini! Aku ini sudang meninggal, aku pun sudah tidak bernyawa lagi, aku tidak ingin tubuhku ini kotor oleh orang lain terutama oleh pria yang amat sangat sadis, keji, dan jahat seperti mu, Nasuha!!! Pergilah dari sini, ingat lah bahwa sesungguhnya Allah melihat setiap perbuatan jahat yang engkau lakukan di dunia ini”.

Melihat hal itu, seketika nasuha pun terkejut. Ia tidak menyangka akan mendapatkan hari yang sangat mengejutkan hidupnya untuk pertama kali seperti ini. Ia tidak pernah berfikir bahwa semua perbuatan yang ia lakukan merupakan perbuatan yang sangat keji dan memang sangat di benci oleh Allah SWT. Pada saat itu, nasuha pun langsung berusaha untuk menjauhi mayat wanita tersebut. Nasuha pun kembali disadarkan bahwa wanita tersebut sangat menjaga kehormatannya dan hingga saat ia di dalam tanah kuburnya pun ia tidak ingin kohormatannya direnggut oleh siapapun terutama oleh nasuha. Melihat kejadian ini, untuk pertama kalinya nasuha pun menangis dan menyadari kesalahannya yang selama ini telah ia lakukan sepanjang hidupnya kepada semua orang yang telah menasehati nya untuk bertaubat.

Setelah beberapa hari kejadian ini berlangsung, tak terdengar lagi kabar dari nasuha yang selalu melakukan kejahatan tersebut. Hingga pada suatu hari nasuha memutuskan untuk menemui seorang kyai. Dan hal yang amat sangat tidak terduga pun terjadi, seorang nasuha yang terkenal dengan kesadisannya, kekejiannya, serta kejahatannya memutuskan untuk bertaubat. Ia menemui kyai tersebut dengan maskut ingin bertaubat dan kembali ke jalan Allah.

Dia mendatangi seorang kyai dan mengatakan kepada kyai tersebut bahwa ia sungguh – sungguh ingin bertaubat, ia ingin memohon ampun kepada Allah SWT atas segala perbuatan keji yang telah ia lakukan selama ia hidup di dunia ini. Nasuha sangat ingin bertaubat dari kesalahan dan juga semua kejahatan yang telah ia perbuat. Mendengar hal tersebut, kyai itupun memberikan syarat kepada nasuha. Nasuha disuru untuk berjalan kaki dari suatu daerah yang telah kyai tersebut tetapkan sampai menuju ke sebuah masjid bernama Masjid Quba yang terletak di kota Madinah untuk pergi kesana dan mensucikan dirinya. Tanpa disangka syarat yang di berikan oleh kyai tersebut merupakan sebuah perjalanan yang sangat panjang, jauh, dan sangat menguras tenaga bahkan mungkin mustahil untuk dilalui dengan cara berjalan kaki.

Namun karena tekad dan niat nasuha yang sangat kuat, ia pun tidak menghiraukan dan tidak mengkhawatirkan semua itu karena nasuha memang sudah benar – benar ingin bertaubat.

Akhirnya nasuha pun menuruti syarat yang telah diberikan oleh kyai tersebut. Nasuha pun berjalan dari daerah yang telah di tetapkan menuju ke Masjid Quba di Madinah. Namun naas takdir berkata lain karena di tengah perjalanan nasuha mengalami sebuah musibah yang menyebabkan ia meninggal dunia. Ia masuk kedalam sebuah jurang lalu meninggal dunia di dalam jurang tersebut.

Lalu setelah ia meninggal dunia, datanglah kepada nya Malaikat Ridwan yang merupakan “Penjaga Pintu Surga” dan Malaikat Malik yang adalah seorang malaikat “Penjaga Pintu Neraka”. Merekapun mempeributkan dan juga memperebutkan nasuha. Mengingat semua perbuatan sadis, keji, dan jahat yang telah di lakukan oleh nasuha, Malaikat Malik berencana untuk memasukkan nasuha ke dalam neraka untuk menghukum nasuha atas semua perbuatan yang tidak manusiawi yang telah ia lakukan. Namun, Malaikat Ridwan pun ingin memasukkan nasuha kedalam surga. Karena menurut Malaikat Ridwan, menjelang sebelum kematiannya nasuha itu sudah benar – benar bertaubat sampai akhir hayatnya itu. Nasuha ternyata telah meninggal dengan keadaan bertaubat. Waaupun memang perbuatan keji, sadis, dan jahat itu telah nasuha lakukan dulu, namun ia sungguh – sungguh dengan tulus dari dalam hati nya dan dengan tekad yang benar – benar bulat sudah bartaubat. Malaikat Ridwan pun berkata bahwa orang seperti nasuha tidak layak jika dimasukkan kedalam neraka, karena hanya segelintir orang yang benar – benar memiliki tekad yang amat sangat kuat untuk bertaubat seperti nasuha.  Maka pada saat itu pula nasuha dimasukkan kedalam surga yang amat sangat indah oleh Malaikat Ridwan.

Dan sejak itulah taubat yang benar – benar dan sungguh – sungguh taubat itu diberi nama “Taubat Nasuha” untuk mengingat dan mengenang kesungguhan nasuha yang ingin hijrah dan lebih dekat kepada sang pencipta yaitu Allah SWT dengan cara bertaubat walaupun ia harus berjalan menyusuri jalan yang sangat panjang demi menyucikan diri nya agar bisa diterima oleh Allah SWT.

Demikian lah sobat dije kisah tentang latar belakang Taubat Nasuha ini, semoga bisa menginspirasi dan menambah ilmu sobat dije sekalian ya.

Asal Usul Taubat Nasuha
2.5 (50%) 2 votes

Profile Status
ACTIVE