Artikel Islami

Antara zina dan cinta



Sejak kapan aku jatuh cinta? Mungkin sejak lahir aku sudah jatuh cinta, kepada dunia untuk pertama kalinya ketika melihat senyum kedua orangtua. Tepat sekali semakin bertambahnya usiaku perasaa itu semakin banyak terbagi. Pertama cintaku untuk Allah, berikutnya untuk Rasul, orangtua, keluarga. Semoga kelak aku bisa mencintai pasanganku demi meraih surgaNYA, aamiin.

Kembali ke topik. “Rasa ini” ada banyak rasa dalam kehidupan, salah satunya cinta. Kenapa si suka banget bahas cinta? Kalo ketemu si dia nano nano ya, berdebar bahagia, malu, gugup, wajah memerah, ups rupanya ini cinta.

Sahabat, kalo lagi kaya gini harus siap pasang rambu-rambu jaga jarak, jaga pandangan, jaga hati. Apalagi cintanya ini ke dia (lawan jenis), kenapa si harus jaga-jaga?. Karena banyak loh pengalaman orang di luar sana yang hancur karena cinta. Yuk sama-sama kita cek rambu-rambunya seperti apa, agar kita bisa sama-sama saling menjaga. QS. Al-Isra ayat 32 “dan janganlah kamu mendekati zina; (zina)itu sungguh perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk”. Sudah di jelaskan ya bahwa mendekati saja tidak boleh. Penting sekali untuk kita tahu bahwa pintu zina itu sangat banyak, salah satunya seperti zina mata (melihat yang tidak pantas), zina telinga (mendengar yang tidak pantas). Sesungguhnya larangan yang Allah buat adalah untuk menjaga diri kita.

Hukuman bagi yang berzina sangat keras loh, di jaman Rasul orang yang berzina akan di cambuk, dan yang paling berat adalah di rajam (lempari batu) sampai mati. Sahabat, yuk sama-sama kita saling menjaga diri, jika rasa itu muncul, lebih baik halal kan, insyaallah dengan menghalalkan adalah cara yang terbaik untuk sama-sama menjaga cinta. Kadang ketika menuju proses upgrade cinta, justru malah ga yakin. Kalo ga yakin gimana ni?. Hmm, kalo ga yakin tentunya banyak berdoa, sholat istikharah, banyak mendekati Allah. Karena Allah maha memiliki segalanya, atas kehendakNya semua ini bisa terjadi “kun fa yakun”.

Terimakasih kepada sahabat yang telah membaca, mohon maaf bila ada kekurangan dalam tulisan ini.

Klik tombol love untuk menyukai artikelnya

Dengan menyukai, kalian telah membantu kami untuk menunjukan mana artikel terbaik. Jazakumullah Khairan Katsiran 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *