“Nasihat Hati”

0

“Nasihat Hati”

Hadiah spesial adalah sebuah nasihat yang sampai ke hati
Baca pelan-pelan dan resapi ya, wahai sahabat hati…

Untukmu, untukku, untuk kita

Wahai Ulul Albab, wahai mujahid hati….
untukmu yang sedang terluka dan kehilangan,
Untukmu yang sedang mendamba kerinduan tapi tak tentu tujuan,
untukmu yang sedang dirundung duka hebat karena ujian,
karena kepedihan hidup dan segala intrik kehidupan,

Pesan hati untuk hati-hati yang lembut
aku hanya ingin hati ini tetap murni, tetap sejuk,
karena hatilah pusat di mana aku bisa berfikir jernih.
karena ilmu tak akan pernah bisa masuk jika hati ini masih tersimpan penyakit,
diibaratkan ilmu itu es batu,
hati itu adalah gelas,
penyakit hati itu adalah air panas.
jika es batu tercampur dengan air panas yang berada di gelas itu,
lama-lama ia ia akan mencair,
sehingga akan berubah menjadi air,
lalu volume air akan bertambah,
volume air itu akan memenuhi gelas dan sebagianya keluar dan tumpah,
lalu saat akan diisi oleh es batu kembali,
air dalam gelas akan tumpah kembali,
seberapapun kita akan memasukkan es batu ke dalamnya,
tetap saja, sebagian es akan ikut mencair jadi air, selebihnya akan kembali tumpah. karena over capacity.
apa artinya?

buku kdkd duniajilbab, kutinggalkan dia karena dia gramedia, buku kdkd harganya berapa

novel kutinggalkan dia karena dia

artinya seberapapun ilmu yang kita dapat
jika hati kita masih dipenuhi dengan banyak penyakit hati,
Semacam iri, dengki, hasad, ghadab, dendam, sombong, takabur dan sebagainya,
maka ilmu itu akan mencair, lalu hilang tak berbekas,
saat kita akan memasukkan dan menambah ilmu lainnya,
maka hal yang sama akan terjadi, ilmu itu akan tumpah keluar dari hati,
karena hati kita sudah terlampau sesak oleh penyakit dan seolah-olah telah merasa cukup.
bahwasanya ilmu akan padam seiring dengan padamnya cahaya iman di hati.
ilmu akan sulit seiring dengan kerasnya hati.
ilmu akan hilang seiring dengan lupanya kita untuk mengingat Allah.
hati, hati, dan hati…
sudah cukup jelas hadits yang di riwayatkan Imam Bukhori,
bahwasanya, “sesungguhnya di dalam jasad itu ada segumpal daging, apabila ia baik, maka baiklah pula seluruh jasad, namun apabila ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad, ketahuilah, bahwa ia adalah hati.”
sudah cukup jelas, ketika hati kita terserang penyakit, ketika hati kita sakit,
maka pengaruhnya adalah ke semua organ tubuh yang kau miliki
termasuk diantaranya adalah sang otak,
karena pusat pemahaman adalah hati, dan yang menjalankan adalah otak.
di mana otak merupakan pusat di mana kita berfikir, mengingat, menghafal, dan bertindak. lalu apakah kita akan berfikir, mengingat, meghafal, dan bertindak, sementara ilmu itu tak mau masuk ke hati, kita tidak menanamkannya di hati, karena ia rusak, karena ia sakit,
Lalu Ia Muntahkan lagi apa yang seharusnya masuk dan kita nikmati di hati
Ibaratkan ketika kau jatuh cinta, maka cinta itu akan masuk ke hatimu,
sampai ke perasaanmu yang terdalam
lalu kau mengingatnya, memikirkannya, dan bertindak sesuai apa kehendak cinta.
Maka ilmu juga bisa diibaratkan cinta.
Jika hatimu tak mau menerima ilmu, apalagi otakmu, apalagi, fikiranmu, apalagi tubuhmu
hati, hati, hati…
maka tengoklah hatimu,
tanyakan kabarnya,
tanyakan di mana ia berada,
apakah ia masih bersamamu?
jangan-jangan hatimu sudah lama hilang?
dan itu sebab kau merasa asing dengan dirimu sendiri,
bahkan kau tak paham dengan ilmu yang menurut orang lain begitu mudah
jika hatimu marah, tolong jangan sulut ia dengan kebencian,
tapi peluklah ia dengan rasa ikhlas dan kesabaran,
jika hatimu sedih, jangan biarkan ia rapuh dan mengeluh dalam kefuturan,
tapi peluklah ia dalam hangat kerinduan pada ilahi,
ajaklah ia bersujud,
antarkan ia pada pemiliknya,
iya, pada sang Ilahi Rabbi.
mintalah….,mintalah kepada Allah, minta agar hati menjadi lembut,
Agar hati menjadi kuat,
Agar hati menjadi terang.
karena Dialah yang dapat mengembalikan hatimu seutuhnya…
sahabatku, berdamailah dengan hatimu,
jangan biarkan ia pergi karena kemarin kau tak peduli tentang kabarnya, tentang sakitnya,
lalu sekarang, jemputlah hatimu yang hilang,
Allah akan memberikan hati yang baru jika hatimu sudah tak bisa kau temukan.
ayoo genggam erat hatimu, lalu pujilah Allah yang tak akan pernah membiarkan hati hambaNya hilang, hati hamba-Nya sakit…

ayoo segera kembali kepada Allah untuk bisa menjemput hati, memurnikan hati, dan membersihkan hati, agar ilmu mau bersahabat dengan kita.
mau mnerangi kita.
Hati kita tak harus sedingin kulkas
Tak harus juga sehangat mentari
Cukuplah hati kita terang dan damai dengan cahaya keimanan.
Biar yang akan menghangatkan adalah cinta ilahi
Biar yang menyejukkan adalah syafaat dan doa

bersihkan hati, obati hati, jagalah hati…

“Nasihat Hati”
4.38 (87.5%) 8 votes

Profile Status
ACTIVE
Artikel ini sudah dilihat 0 kali
Share.